Banyak wanita merasa shock di awal pernikahan mereka. Angan-angan keluarga harmonis yang dulu diidamkan tidak selalu dirasakan. Bahkan selalu banyak sekali masalah di awal. Pertengkaran, percekcokan, bersitegang, bahkan ada yang sampai bercerai.
Mengapa demikian? Dan bagaimana menghadapinya? Bagaimana menciptakan keluarga yang harmonis di awal pernikahan?
Berikut ini adalah 5 tips keluarga harmonis untuk anda yang baru menikah:
1. Nikmati Aja Waktu Anda
Saya dengar dari banyak ibu-ibu senior seperti ini, "Pernikahan akan lebih mudah seiring dengan lamanya waktu anda berkeluarga." Artinya semakin tua usia pernikahan anda maka akan lebih lihai mengatasi masalah keluarga. Jadi enjoy aja, nikmati dulu waktu-waktu tegang anda.
2. Jadikan Suami Anda Pasangan
Pasangan itu seperti pena dan tutupnya. Ia tidak bisa dipasangkan bila salah satunya tidak saling menyesuaikan diri. Anda tidak akan pernah cocok dengan pasangan anda bila tidak mau mengerti dan memahami.
3. Jadikan Suami Anda Teman
Menajdikan suami anda teman akan terlihat lebih santai ketimbang menjadikannya suami. Bila seorang pria telah melihat istrinya sudah menjadi seperti teman, ia akan lebih santai dan sikap "keras"-nya akan semakin berkurang. Coba saja perhatikan, biasanya seorang pria akan risih mendengar omelan istrinya, tapi sangat adem bila temannya yang ngomel. Betul, nggak?
4. Tenang, Ujian Itu Hanya Datang Sesekali
Coba anda ingat lagi masa-masa sekolah atau kuliah, berapa kali setahun ujian itu datang? Pasti tidak setiap hari, kan? Nah begitu juga dalam pernikahan, masalah itu pasti timbul hanya saja tidak tiap hari. Jadi saya masih menyarankan anda untuk enjoy, sambil siap-siap.
5. Selalu Siap
Memang benar, ujian datangnya sesekali tapi anda harus selalu siap.
Pertama, anda harus memahami karakter ujian. Bila tidak, anda bisa celaka!!! (ngancam nih, ceritanya...)
Saya serius! Memang ujian datangnya jarang-jarang, tapi bila anda tidak menyikapinya dengan positif, anda bisa ketinggalan kelas. Dan ini berarti masalah itu akan mewarnai hidup anda setiap hari dalam sepanjang tahun. Inilah yang sering menyebabkan perceraian, karena tidak mau belajar dan memahami.
Kedua, gunakan hati dan pikiran jernih. Jangan gegabah menghadapi masalah keluarga. Anda harus tenang. Gunakan akal waras anda, jangan pakai emosi. Kita wanita mudah larut dalam emosi. Cepat tepis itu. Segera pertimbangkan dan komunikasikan dengan tenang. Sebab tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan tiga ini: ketenangan, kejernihan, dan komunikasi.
Demikian 5 Tips Jitu Menghadapi Masalah Keluarga Untuk Ibu Muda ini saya tulis. Mudah-mudahan bisa membantu anda menggapai keluarga harmonis.
No comments:
Post a Comment